Berita

Stunting di Depok 2025, 3.569 Balita Masih Tertinggal, Dinkes Depok Perlu Tindakan!

×

Stunting di Depok 2025, 3.569 Balita Masih Tertinggal, Dinkes Depok Perlu Tindakan!

Sebarkan artikel ini
Stunting di Depok 2025, 3.569 Balita Masih Tertinggal, Dinkes Depok Perlu Tindakan!
stunting di Depok 2025, 3.569 Balita Masih Tertinggal, dinkes Depok Perlu Tindakan!

Reaksi Dinkes Depok Terhadap Angka Stunting 2025
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengumumkan data mengejutkan tentang prevalensi stunting pada balita tahun 2025. Dari 11 kecamatan, total 3.569 balita tercatat mengalami stunting, dengan Kecamatan Pancoran Mas menjadi wilayah dengan angka tertinggi sebanyak 465 balita atau 5,49 persen. Di sisi lain, Kelurahan Cipayung mencatat angka stunting terendah, yaitu 147 balita atau 2,91 persen.
Kepala Dinkes Depok: Data Diperoleh dari Surveilans Gizi
Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati, menjelaskan bahwa data tersebut berasal dari pengukuran Agustus 2025 melalui Sigizi Kesga (e-PPBGM), sistem yang mendukung pelaksanaan surveilans gizi. “Penyajian data ini menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di Depok,” ujarnya.
Dampak Sosial dan Langkah Ke depan
Angka stunting yang tinggi menunjukkan pentingnya perhatian lebih pada gizi balita, terutama di wilayah dengan angka tertinggi seperti Pancoran Mas. Dinkes Depok berencana memperkuat program edukasi dan pelayanan gizi untuk mencegah stunting lebih lanjut.
Penutup
Dengan total 3.569 balita yang terdampak, stunting menjadi masalah kesehatan masyarakat yang tidak bisa diabaikan. Dinkes Depok meminta kerjasama semua pihak untuk melawan masalah ini dan memastikan generasi muda Depok tumbuh sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

[Judul 1] Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus…