
Latar Belakang
Nama grup WhatsApp ‘Mas Menteri Core Team’ menjadi sorotan dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook yang melibatkan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. Grup tersebut ternyata diubah namanya setelah Nadiem menjabat sebagai menteri, menimbulkan pertanyaan tentang motif perubahan tersebut.
Fakta Penting
Nadiem Makarim membantah bahwa grup ‘Mas Menteri Core Team’ dibuatnya sebelum menjabat sebagai menteri. Menurutnya, grup yang dibuatnya bernama ‘Edu Org’. Pernyataan ini disampaikan saat Nadiem menjadi saksi mahkota dalam sidang dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan CDM di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada 10 Maret lalu.
Terdakwa dalam sidang ini adalah Mulyatsyah, Direktur SMP Kemendikbudristek 2020, Sri Wahyuningsih, Direktur Sekolah Dasar tahun 2020-2021, dan Ibrahim Arief alias Ibam, tenaga konsultan.
Dampak
Perubahan nama grup tersebut menjadi sorotan publik, menambah intensitas investigasi pada kasus korupsi yang merugikan negara. Kasus ini tidak hanya mengguncangkan reputasi mantan menteri, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas pengadaan teknologi pendidikan di Indonesia.
Penutup
Dengan unggah-unggah Nadiem terkait nama grup WhatsApp, kasus ini menegaskan pentingnya transparansi dalam urusan publik. Pertanyaan tentang motif perubahan nama grup tetap menggantung, menunggu jawaban lebih lanjut dari proses hukum yang sedang berlangsung.












