
Pemimpin baru tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei , memerintahkan pasukannya untuk tetap menutup Selat Hormuz . Ia meminta jajarannya serius memblokade Selat Hormuz dari kapal-kapal yang melintas.
Dilansir AFP, Kamis (12/3/2026), pernyataan tersebut disampaikan Mojtaba Khamenei setelah berhari-hari tak muncul ke publik karena disebut terluka terkena serangan udara. Ia menyampaikan pernyataannya dengan tegas.
“Pengungkit untuk memblokir Selat Hormuz harus benar-benar digunakan,” kata Khamenei tentang jalur air yang biasanya dilalui seperempat perdagangan minyak dunia melalui laut.












