
Ledakan keras terdengar di pulau buatan mewah The Palm, Dubai, pada Sabtu (28/2/2026), menewaskan empat orang dan menyebabkan kepulan asap tebal. Insiden ini terjadi setelah Iran melancarkan serangan balasan ke wilayah Uni Emirat Arab (UEA), sebagai respons atas serbuan sebelumnya dari Israel dan Amerika Serikat.
Latar Belakang
Ledakan tersebut terjadi di kawasan eksklusif The Palm, Dubai, yang dikenal sebagai tujuan wisata premium. Dua saksi mata yang berbicara kepada agen berita AFP menyebutkan bahwa mereka mendengar suara ledakan keras dan melihat asap membumbung tinggi dari lokasi kejadian.
Fakta Penting
– Waktu terjadinya kejadian: Sabtu (28/2/2026).
– Lokasi: The Palm, Dubai.
– Sumber: AFP.
– Dampak: Empat orang dilaporkan terluka, dengan kepulan asap sebagai bukti kejadian.
– Pernyataan Iran: Menuding UEA sebagai basis perlindungan untuk tentara Israel dan Amerika Serikat.
Dampak
Insiden ini tidak hanya menimbulkan kerusakan materiil di kawasan eksklusif Dubai, tetapi juga memicu ketegangan diplomatik antara Iran dan UEA. Serangan balasan Iran mencerminkan eskalasi konflik regional yang semakin memanas, terutama setelah serbuan sebelumnya dari Israel dan AS.
Penutup
Ledakan di The Palm Dubai menjadi contoh nyata dari bagaimana konflik internasional dapat mengganggu kawasan yang biasanya damai. Dengan empat orang terluka dan asap yang membumbung tinggi, insiden ini menegaskan pentingnya upaya perdamaian internasional untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.












