
Pemerintah Inggris menanggapi dengan geram komentar Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa tentara NATO tidak bertempur di garis depan di Afghanistan.
Dalam sebuah wawancara dengan Fox News yang ditayangkan pada hari Kamis lalu, Trump tampaknya tidak menyadari bahwa 457 tentara Inggris tewas dalam pertempuran di Afghanistan setelah serangan teror 11 September di Amerika Serikat.
“Mereka akan mengatakan mereka mengirim beberapa pasukan ke Afghanistan ,” kata Trump kepada media AS tersebut, dilansir kantor berita AFP , Sabtu (24/1/2026).










