
Puluhan ribu warga Iran menggelar aksi pro-pemerintah di ibu kota Teheran pada Senin (12/1) waktu setempat, sebagai tandingan atas unjuk rasa antipemerintah yang mengguncang negara itu. Presiden Masoud Pezeshkian turut hadir langsung dalam aksi pro-pemerintah tersebut.
Tayangan televisi pemerintah Iran, seperti dilansir The Guardian , Selasa (13/1/2026), menayangkan kerumunan orang yang memadai jalanan di Teheran, sebelum berkumpul di Alun-alun Enqelab, untuk bergabung dalam aksi pro-pemerintah yang diberi nama “pemberontakan Iran melawan terorisme Amerika-Zionis”.
Di lokasi tersebut, para demonstran pro-pemerintah mendengarkan pidato ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang mengecam intervensi Barat. Ghalibaf mengatakan bahwa Iran sedang berperang di empat front sekaligus.


