![[Bumi Bergetar di Semarang: Kenapa Tanah Bergerak dan Bagaimana Solusinya?]](https://saksiberita.co.id/wp-content/uploads/2026/02/featured_1770880864111.jpg)
Latar Belakang
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah (Jateng) baru-baru ini mengungkapkan bahwa patahan di Jangli, Kecamatan Tembalang, Semarang, memiliki keterkaitan langsung dengan patahan di Gombel, Kecamatan Banyumanik, dan Trangkil, Kecamatan Gunungpati. Struktur geologi aktif ini menjadi penyebab utama tanah gerak di kawasan tersebut.
Fakta Penting
Kepala ESDM Jateng, Agus Sugiharto, menjelaskan bahwa kawasan tersebut masuk dalam formasi damar dan kerek. Formasi kerek, yang terdiri dari lempung, menunjukkan adanya hancuran-hancuran akibat pergerakan tekanan. “Pergerakannya lambat, namun terjadi secara terus-menerus,” kata Agus. Dinas ESDM Jateng juga menambahkan bahwa dampak dari fenomena ini dapat menyebabkan tanah gerak, yang rawan menimbulkan bahaya bagi masyarakat setempat.
Dampak Sosial
Tanah gerak di Semarang menjadi momok menakutkan bagi warga, terutama di daerah yang rawan seperti Tembalang, Banyumanik, dan Gunungpati. Dinas ESDM Jateng menyarankan masyarakat untuk tetapwaspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang. “Penanganan yang cepat dan koordinasi antarinstansi penting untuk mencegah bencana lebih besar,” tambah Agus.
Penutup
Fenomena tanah gerak di Semarang tidak hanya menjadi isu geologis, tetapi juga menjadi perhatian penting untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat. Dengan paham alasan nyata dari Dinas ESDM Jateng, masyarakat dapat lebih siap menghadapi situasi darurat.










