Pembuka
Jakarta, 1 Januari 2026 – Bundaran HI kembali bersolek jelang Jakarta Light Festival Imlek 2026. Dengan dekorasi lampion dan cahaya yang menawan, kawasan ini siap menjadi tujuan wisata utama pada 13-17 Februari mendatang. Acara ini tidak hanya menjanjikan pengalaman visual yang memukau, tetapi juga menjadi wadah untuk merayakan tradisi Imlek dengan gaya modern.
Latar Belakang
Sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat pariwisata kota, Jakarta Light Festival Imlek 2026 menjadi momen penting untuk memamerkan budaya Tionghoa. Dengan mengambil lokasi di Bundaran HI, acara ini memanfaatkan ikon kota untuk menarik lebih banyak pengunjung. Konsep festival yang dikombinasikan dengan elemen budaya diharapkan dapat menambah daya tarik wisatawan.
Fakta Penting
Lebih dari 500 unit lampion dan ratusan dekorasi cahaya telah dipasang di sekitar Bundaran HI. Beberapa titik juga akan memamerkan proyeksi video yang menampilkan kisah-kisah mitologi Tionghoa, sehingga pengunjung tidak hanya disuguhkan dengan keindahan visual, tetapi juga informasi budaya yang menarik. Acara ini juga akan diselingi dengan hiburan langsung, mulai dari pertunjukan tari sampai musik tradisional.
Dampak
Jakarta Light Festival Imlek 2026 diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor pariwisata kota. Dengan total anggaran Rp2 miliar, acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk menikmati keindahan, tetapi juga untuk memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang kaya akan budaya dan inovasi.
Penutup
Bundaran HI bersolek jelang Jakarta Light Festival Imlek 2026 menjadi bukti bahwa Jakarta terus bergerak maju dalam mempromosikan budaya melalui wisata. Apakah Anda siap untuk menyaksikan pesta cahaya dan budaya ini?












