
Jumlah korban tewas akibat gelombang serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran kembali bertambah. Otoritas Teheran melaporkan lebih dari 800 orang tewas akibat pengeboman yang dilancarkan Washington dan Tel Aviv sejak Sabtu (28/2) waktu setempat.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, seperti dilansir Anadolu Agency , Kamis (5/3/2026), menyebut bahwa jumlah korban tewas bertambah menjadi sedikitnya 867 orang.
Ribuan orang lainnya mengalami luka-luka akibat rentetan serangan AS dan Israel yang menghantam berbagai wilayah Iran.












