
Menlu RI dan Palestina Gelar Pertemuan Strategis di Jenewa
Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Sugiono, baru-baru ini melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu dan Ekspatriat Palestina, Varsen Aghabekian Shahin. Pertemuan ini digelar di Jenewa, Swiss, selama High-Level Segment Sidang ke-61 Dewan HAM PBB pada Senin (23/2/2026). Kedua pejabat tinggi negeri ini bertukar pandangan mengenai perkembangan proses perdamaian Palestina dan meningkatkan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Palestina.
Fakta Utama Pertemuan Menlu RI dan Palestina
Berikut adalah fakta penting dari pertemuan ini:
1. Lokasi dan Waktu: Pertemuan dilaksanakan di Jenewa, Swiss, pada Senin (23/2/2026), di tengah perhelatan High-Level Segment Sidang ke-61 Dewan HAM PBB.
2. Topik Diskusi: Diskusi fokus pada perkembangan proses perdamaian Palestina dan upaya memperkuat kerja sama bilateral antara kedua negara.
3. Peran Indonesia: Menlu Sugiono menjelaskan peran Indonesia sebagai negara yang aktif dalam mendukung upaya perdamaian di kawasan tersebut.
Dampak Pertemuan Menlu RI dan Palestina
Pertemuan ini tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Palestina, tetapi juga menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung proses perdamaian di kawasan Timur Tengah. Melalui platform internasional seperti Dewan HAM PBB, Indonesia terus berperan aktif sebagai mediator dan penyebut suara yang berimbang dalam upaya mencapai perdamaian yang berkelanjutan.
Dengan pertemuan ini, Indonesia kembali menunjukkan dedikasinya dalam menciptakan lingkungan internasional yang lebih damai dan adil. Namun, pertanyaan tetap muncul: Apakah upaya Indonesia ini akan memberikan dampak nyata dalam menyelesaikan konflik berkepanjangan di Palestina? Hanya waktu yang akan menunjukkan jawabannya.








