
Kreator konten Mak Daste r dan Inung Sia dilaporkan ke polisi akibat konten dengan adegan menginjak makam. Belakangan diketahui, makam itu hanya properti. Keduanya pun kini memilih berhenti memproduksi konten.
Dilansir detikJabar, kedua konten kreator itu dilaporkan ke polisi karena konten menginjak makam dan menendang nisan. Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Fajri Amelia Putra langsung mengecek makam itu setelah menerima laporan.
“Kami langsung mendatangi lokasi, untuk memastikan apakah makan tersebut asli atau palsu. Dan kami langsung lakukan pembongkaran, dengan disaksikan perangkat kecamatan, desa, serta konten kreatornya,” kata dia dilansir detikJabar , Jumat (13/2/2026).












