
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa negaranya telah menerima lebih dari 80 juta barel minyak dari Venezuela , sejak Washington menggulingkan pemimpin negara Amerika Selatan itu, Nicolas Maduro , pada Januari lalu.
Klaim tersebut, seperti dilansir AFP dan CNN , Rabu (25/2/2026), disampaikan Trump dalam pidato kenegaraan, State of the Union , pada Selasa (24/2) waktu setempat. Pidato itu menjadi pidato kenegaraan pertamanya sejak dia memulai masa jabatan keduanya pada Januari 2025 lalu.
“Kita baru saja menerima dari teman dan mitra baru kita, Venezuela, lebih dari 80 juta barel minyak,” kata Trump dalam pidatonya yang disampaikan di hadapan anggota Kongres AS di Gedung Capitol, Washington DC.










